WAY KANAN (lampost.co) -- Tim Satgas Anti C3 Polres Way Kanan bekuk satu pelaku kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah sektor Kecamatan Baradatu.

Kepala Kepolisian Resor Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, Senin (7/5/2018), menerangkan tim satgas anti C3 Polres Way Kanan dipimpin oleh Kanit Tipidter pada Sabtu (5/5/2018) mendapatkan informasi bahwa salah satu tersangka curat berinisial RR (23) warga Kampung Gunung Labuhan, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan sedang berada di Bandar Lampung.



Selanjutnya anggota Satreskrim menuju Bandar Lampung guna melaksanakan lidik dan setelah diketahui keberadaan pelaku, anggota Satreskrim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka RR tanpa ada perlawanan.

Adapun barang bukti yang disita berupa satu buah kotak kosong spiker aktif merek GMC, katak kosong Lampu emergency merek Cimos dan kantong plastik warna putih sebelumnya sudah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Baradatu. "Akhirnya tim berhasil mengamankan pelaku pada hari Minggu (6/5/2018), sekitar pukul 19.00 WIB, inisial RR," terangnya.

Sementara itu, untuk kronologis kejadian yakni pada Minggu (4/2/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, saksi M. Slamet dan Boniya datang ke rumah kontrakan korban di Kampung Tiuh Balak 1, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Korban yakni Ujang (23) warga Dusun Banaran, Kelurahan Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Setelah kedua saksi sampai di rumah kontrakan korban, saksi melihat pintu rumah bagian depan dan jendela rumah bagian samping tidak terkunci, setelah dicek ternyata barang dagangan milik korban sudah banyak yang hilang.

Adapun barang yang diketahui hilang berupa 36 pasang lampu emergency merek Cimos, 90 potong baju dengan berbagai merek, 30 potong celana jeans merek Lois, Prada dan Malbor, 24 pasang sprei merek California, 25 buah kelambu tanpa merek dan satu buah spiker aktif merek GMC.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir senilai Rp12 juta. Pelaku akan jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang kasus curat dengan ancaman kurungan penjara maksimal tujuh tahun," ungkapnya.

 

PENULIS

Candra Putra Wijaya

TAGS


KOMENTAR