WAY KANAN (Lampost.co) -- Polsek Buay Bahuga meringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yakni Edi Ismail (30) warga Kampung Suka Agung, dan Arianto (23) Kampung Sukabumi Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kapolsek Buay Bahuga AKP Singgih Widada, mengatakan penangkapan pelaku berawal dari laporan informasi dari warga tentang keberadaan kedua pelaku, sehingga Kamis (30/8) sekitar pukul 23.00 wib, petugas melakukan penyergapan di rumah pelaku, di kampung Suka Agung, Kecamatan Buay Bahuga dan meringkus pelaku Edi.



"Setelah melaksanakan pengembangan, petugas bergegas menuju ke rumah pelaku lainnya, Arianto, yang berada di Kampung Sukabumi, dan pelaku Arianto tanpa perlawanan juga digelandang ke Polsek setempat," terangnya.

Menurutnya, pelaku melakukan pencurian di lingkungan SMAN 2 Buay Bahuga Kampung Suka Agung pada Sabtu (30/5/2018) lalu, sekitar pukul 06.15 wib. Saat itulah, saksi Mujianto membersihkan ruang guru melihat bel elektronik sudah tidak ada, selanjutnya membersihkan ruangan computer, lagi – lagi melihat jendela ruang komputer sudah terbuka dan melihat enam unit monitor dengan merk spc dan lima unit CPU sudah tidak ada lagi.

"Pelaku berjumlah tiga orang, mempunyai peran tugas masing - masing seperti yang dilakukan pelaku Edi Ismail dengan stanby di luar ruangan komputer sedangkan pelaku Arianto, mengawasi situasi di luar sekolah," tambahnya. 

Sementara peran pelaku Joko (DPO) masuk ke ruangan komputer mengambil satu persatu komputer dan dibawa keluar ruangan. Setelah melaksanakan aksinya, barang hasil curian tersebut mereka bawa kerumah Pelaku Edi ismail.

"Pelaku dan barang bukti berupa dua buah monitor merk spc, dua unit CPU dan satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol BG 6983 KS warna merah putih dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyeledikan lebih lanjut. Sedangkan satu pelaku lainnya yakni Joko sedang dalam pencarian Polisi," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR