LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 18 July
9110
Kategori Lampung
RESPONSIVE ADS
LAMPUNG POST | Polisi Pelabuhan Sita 91 Ekor Burung Ilegal dari Dua Bagasi Bus AKAP
Salah satu anggota Reskrim KSKP Bakauheni menyerahkan hasil tangkapan 91 ekor burung tanpa dokumen kepada petugas Karantina Wwilayah Kerja Bakauheni, Senin (17/7/2017). Lampung Post/Aan kridolaksono

Polisi Pelabuhan Sita 91 Ekor Burung Ilegal dari Dua Bagasi Bus AKAP

KALIANDA (Lampost.co) -- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, kabupaten Lampung selatan mengamankan 91 ekor burung berbagai jenis tanpa dokumen resmi dari Balai karantina. Ke 91 ekor burung yang hendak dikirim ke Jakarta dari Jambi tersebut diamankan dari bagasi bus Rhema Abadi nopol AA-1421-DA dan Putra Remaja AB-7198-AK di pintu masuk Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Senin (17/7/2017), sekitar pukul 10.30.
Menurut Ipda Ipran mendampingi Kepala KSKP Bakauheni AKP Enrico D. Sidauruk, sebanyak 91 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 6 keranjang buah itu, diamankan lantaran kedua sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tidak bisa menunjukkan surat dari karantina hewan terkait pengiriman satwa tersebut.
Pengiriman hewan, ikan, dan tumbuhan tanpa dilengkapi dokumen resmi, ujar Ipran, melanggar Pasal 5, 6, 7, 9, 21 dan Pasal 25, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 31 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 16 Tahun 192 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
"Kami amankan saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak melalui pintu masuk pos pemeriksaan Seaport Bakauheni," kata Ipda Ipran di KSKP Bakauheni, Senin (17/7/2017).
Ipran menambahkan kedua awak bus tersebut mengaku hanya mendapat pengiriman burung melalui jasa paket dari pul bus di Jambi tujuan Jakarta. Keenam6 keranjang buah berisi 91 ekor burung berbagai jenis itu perinciannya, 32 ekor burung sulingan laut (tledekan), 14 ekor burung betet, dan 45 ekor burung kolibri," ungkapnya.
Selanjutnya, ujar dia, untuk penanganan lebih lanjut sebanyak 91 ekor burung tersebut diserahkan kepada petugas Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Bakauheni.
"Hasil tangkapan kami itu diterima Amir Husin, salah satu petugas karantina Bakauheni," pungkas mantan Kanit Regident Polres Lampung Selatan.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv