KALIANDA (Lampost.co) -- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Polres Lampung Selatan, gagalkan penyelundupan daging celeng ilegal, di areal pemeriksaan Seaport Interdiction, pelabuhan Bakauheni. 

Sebanyak 900 kg daging celeng yang dikemas dalam 9 koli asal Bengkulu berhasil disita KSKP Bakauheni. Daging babi celeng itu diangkut truk BG-8007-SI yang dikemudikan Madri warga Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangka Hulu Kodya Bengkulu. 



Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengatakan, rencananya ratusan kilo daging babi celeng akan dikirim ke Tangerang, Banten.

"Rencananya akan dikirim ke Tangerang, Banten," kata dia saat press rilis di KSKP Bakauheni, Sabtu (16/3/2019). 

Pengungkapan penyelundupan daging celeng bermula saat dilakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang hendak menyeberang, di Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni, Kamis (16/3/2019) sekitar pukul 22:30. 

"Untuk mengelabui petugas, daging celeng ditutupi dalam tumpukan kardus bekas," ujarnya. 

Mantan Kapolres Pesawaran itu menegaskan karena kejelian petugas yang lakukan pemeriksaan, penyelundupan daging celeng berhasil di gagalkan. 

"Ini modus lama, hanya saja ditumpuk atau dicampur dengan kardus bekas," kata dia. 

Ratusan kilo daging celeng yang berhasil diamankan rencananya akan digunakan sebagai campuran makanan di Tangerang, Banten. 
"Daging celeng sudah kami serahakan ke Balai Karantina," ujarnya.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR