SUKADANA (Lampost.co) -- Satuan Sabhara Polres Lampung Timur berhasil mengungkap kasus penculikan Miftahu Soburin (34) warga Kabupaten Lampung Tengah, hal itu dinyatakan saat ekspose kasus, Selasa (24/10/2017).

Ekspose hasil pengungkapan kasus pemerasan, perampasan, penculikan dan pengeroyokan di jajaran Polres Lamtim, dengan pelaku berinisial SN (45) warga Surabaya Udik, ZL (30) warga Labuhan Ratu, SI (42) warga Sukadana, dan SH (27) warga Sukadana.



"Jajaran polres lamtim berhasil menangkap 4 pelaku tindak pidana, pemerasan, perampasan, penculikan dan pengeroyokan," kata Kapolres Lamtim AKBP Yudy Chandra Erlianto diwakili kabag ops Kompol Ujang Supriyanto.

Menurut Kompol Ujang, Miftahu Soburin (korban) yang juga seorang sopir ekspedisi NTF dilaporkan disandera dan diminta uang tebusan dengan modus membawa istri korban oleh kawanan tidak dikenal.

"Anggota Polres Lamtim menangkap ke-4 pelaku saat akan mengambil uang tebusan senilai Rp2 juta yang telah disiapkan," ujarnya.

Petugas mengamankan barang bukti yakni 1 buah senjata tajam jenis laduk, uang tunai Rp225 ribu, 3 unti HP Nokia, 1 Unit HP samsung, 1 Unit Tablet Evercross.

Selain itu, Polres Lamtim juga menangkap HI (20) warga Kecamatan Mataram Baru pelaku pembegalan terhadap korban Anton Suseno (25) warga desa rajabasa baru kecamatan Mataram Baru, Lamtim.

"Kronologis kejadian pelaku bersama rekannya membacok tangan korban saat mengendarai sepeda motor yamaha vixion pada 2016 yang lalu, pelaku saat ini sudah kita amankan," tambahnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR