BANDUNG (Lampost.co) -- Petualangan HH, 23, mencuri motor di wilayah Kota Bandung akhirnya berakhir di tangan polisi. Selama dalam kurun waktu 2 bulan sejak bulan Juni, HH telah mencuri sebanyak 25 motor untuk dijual kembali.

Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan, HH ditangkap saat beroperasi di wilayah Kecamatan Andir, Kota Bandung. Pelaku yang kabur ke wilayah Tasikmalaya, kemudian ditangkap oleh anggota Unit Reskrim Polsek Andir, pada Kamis, 22 Agustus 2019.



"Pelaku ini sudah kita incar sejak dua bulan lalu. Dia mencuri motor sudah 25 kali sejak Juni," kata Rifai di Markas Polsek Andir, Kota Bandung, Sabtu 24 Agustus 2019.

Rifai mengatakan, HH tidak sendirian beraksi di Kota Bandung. Pihaknya pun telah mengantongi identitas beberapa rekannya dan masih diburu.

"Saat penangkapan di Tasikmalaya, ada dua rekannya yang kabur. Kita tidak menembak karena lokasi penangkapannya di pemukiman warga," kata Rifai.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita belasan barang bukti motor hasil curian dan alat untuk membongkar kunci. Dari hasil pemeriksaan terhadap HH, motor-motor hasil curian itu disimpan terlebih dahulu di Tasikmalaya dan Cianjur sebelum dijual.

"Motor yang disita ada 17 unit dan kita masih lakukan pendalaman," kata Rifai.

HH dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka HH terancaman hukuman tujuh tahun pidana penjara.

 

 

 

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR