BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tim Saber pungli siap melakukan pengawalan terhadap pembuatan sertifikat tanah atau pembuatan prona, di Provinsi Lampung.

Pengawalan tersebut termasuk, adanya rencana Pemerintah Pusat memberikan pembuatan sertifikat tanah gratis sekitar 280 ribu bidang yang ada seluruh Kabupaten kota di Provinsi Lampung, sesuai dengan  program Nawa Cita Jokowi, yang akan dilaksanakan oleh BPN Provinsi Lampung.
Wadirreskrimsus Polda Lampung AKBP Eko Sudaryanto mengatakan selain melakukan lidik, dengan mencari informasi, tentunya aparat juga butuh informasi dari masyarakat, jika ada oknum yang diduga melakukan pungutan liar ke warga.



"Kita juga Lidik, tapi memang Informasi dari masyarakat, terutama yang diminta pungli, atau bayar tak sesuai ketentuan, segera lapor ke kita," ujarnya kepada Lampost.co, Rabu (12/9/2018).

Menurut Eko, Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pungutan liar, memang dibutuhkan Informasi akurat, sehingga dalam melakukan penangkapan bukti benar-benar valid, dan alat bukti yang menjerat tersangka cukup.

"Kita juga tiap Informasi yang masuk, kita pelajari, apakah unsur pungli, atau pemanfaatan jabatan, benar-brnar terjadi, intinya segeta lapor ke Polda, atau aparat terdekat," katanya.

Disinggung soal, perkara OTT oknum staf pengukur tanah, Kanwil BPN Provinsi Lampung berinisal EI, sejauh ini tidak ada mengarah ke tersangka lainnya. Dari pemeriksaan, pelaku murni beraksi sendiri dengan memanfaatkan korbannnya dengan meyakinknan kalau dirinya bisa mengurus pembuatan sertifikat tanah, walau bukan pada tupoksinya. Apalgi tanah tersebut berada di Pesawaran.

Dalam waktu dekat saksi Ahli, dari BPN Provinsi Lampung, akan diminta keterangan seputaran prosedur dan teknis pembuatan sertifikat tanah.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR