KALIANDA (Lampost. co) -- Kepolisian Daerah Lampung memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2018, akan terjadi pada H+7 dan H+8 Lebaran 2018, Sabtu - Minggu (23-24/6/2018). Untuk itu, kepolisian meminta masyarakat yang hendak kembali ke kota dapat menghindari prediksi puncak arus balik tersebut.

“Para pemudik bisa pulang lebih awal, atau menunggu setelah puncak arus balik, kalau tidak ingin terjebak kemacetan,” kata Kapolda Lampung saat meninjau Pabuhan Bakauheni, Kamis (14/6/2018).



Kapolda juga mengimbau agar masyarakat terus memantau informasi arus lalu lintas melalui media sosial dan aplikasi internet. Sehingga bisa memilih waktu yang tepat untuk kembali ke Pulau Jawa. Saat terjadi puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolda mengaku telah berkoorsinasi dengan ASDP.

"Diantaranya mepercepat waktu bongkat muat kapal dan mengoperasikan kapal-kapal besar. Selain itu menyiapkan kantong - kantong parkir dan patroli selektif di pelabuhan, “ kata dia.

Jika kemacetan ada di jalur mudik, seperti ruas jalinsum dan jalintim di Provinsi Lampung, ujar Kapolda, beberapa ruas jalan tol trans sumatera (JTTS) akan difungsikan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan. Beberapa ruas jalan tol di Pelabuhan Bakauheni sampai Terbanggi BEsar akan kita gunakan dengan melihat kondisional kepadatan arus balik nanti," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR