BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Setiap laga Badak Lampung FC yang berjalan di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim, bakal dipantau oleh aparat Polda Lampung.

Hal tersebut, merupakan tugas yang akan dijalankan, Satgas Mafia Bola Lampung, berdasarkan hasil rapat seluru satgas mafia bola di tingkatan pusat. Total ada 72 personil Polda yang ada dibawah naungan satgas mafia bola.



"Kita diberikan tugas untuk mengawasi seluruh pertandingan liga 1 yang dilaksanakan di Bandar Lampung, termasuk Badak Lampung FC, kemarin kita sudah memantau jalannya pertandingan Badak Lampung vs Persebaya, Sementara belum ditemukan hal-hal mencurigakan (potensi mact fixing)," ujar Kasatgas Mafia Bola Lampung Kombespol M. Barly, Jumat, 23 Agustus 2019.

Selain memonitoring setiap laga, baik manajemen klub, wasit hingga perangkat pertandingan, bakal diawasi, untuk mencegah mafia bola meloby setiap unsur, agar skor bumkda diatur.

"Ada satgas sidik, Lidik, kita juga pergunakan IT, nomor telepon perangkat pertandingan dan wasit sudah kita minta, bekerja sama dengan Aspro PSSI Lampung," Kat Dirreskrimum Polda Lampung itu.

Selain mengawasi liga 1, satgas mafia bola juga fokus melakukan penyidikan perkara yang sudah ada penetapan tersangka, dan terus dikembangkan.

"Kendati kita fokus ke liga 1, tapi enggak menutup kemungkinan liga 2 dan 3, bakal diawasi," kata alumnus Akabri 1993 itu.

Setiap masyarakat atau warga yang mendapatkan informasi, adanya upaya pengaturan skor, melihat pertandingan yang janggal, bisa langsung melapor ke satgas mafia bola. Aparat juga melakukan evaluasi pra dan sesudah pertandingan berlangsung.

"Kita ada call center, dan posko di Polda Lampung nantinya," paparnya

Sementara ketua Aspro PSSI Lampung Edy Syamsu mengapresiasi adanya satgas mafia bola di Lampung.

"Kita siap suport, dan memberikan bantuan serta seluruh informasi yang ada ke Satgas, kita juga berupaya mencegah adanya mafia bola, dan perjudian, khususnya adanya temuan di liga 3, nantinya sesuai tupoksi kita," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR