BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Polda Lampung belum bisa memaparkan pemeriksaan terduga JAD. Namun sidang para tersangka bisa dialkukan di Lampung. Hal itu diungkapkan Kapolda Lampung Irjenpol Suntana, soal  4 orang terduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diamankan selama Selasa dan Rabu (7-8/8/2018).

Namun dirinya, menyebutkan pihak Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, dan Ditreskrimum Polda Lampung masih melakukan pemeriksaan, dengan waktu 7x24 jam.
"Kita sudah melakukan penindakan, dan sedang diperiksa, masih didalami memenuhi unsur atau tidak," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat (10/8/2018).
Sementara, dari catatan Lampost.co ada 15 orang terduga jaringan JAD yang diamankan, 2 dilepas karena tak terbukti, 9 menjadi tersangka, dan 4 orang masih menjalani pemeriksaan.



Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung mengatakan, 9 orang tersebut bakal menjalani sidang di Lampung.
Hal itu dimungkinkan lantaran Polda sudah berkoordinasi dengan Kejati Lampung. Kejati, ternyata sudah memiliki jaksa yang dapat menangani perkara teroris atau jaringan radikal.

"Ya bisa lah di sini, soalnya di sini juga sudah ada jaksanya, namun kita tetep koordinasi dengan Densus," ujarnya. 
Sayangnya Bobby belum, bisa memaparkan hasil pemeriksaan  4 terduga yang telah diamankan. "Masih diperiksa," katanya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR