BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung masih melakukan penyelidikan dan pengecekan terhadap 27 HP dan 3 SIM-card yang disita dari razia gabungan  antara tim Kamtib Kanwil Kemenkumham Lampung bersama Ditresnarkoba.
"Masih kita Lidik," ujar Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen, Rabu (6/6/2018).
Pemeriksaan tersebut terkait apakah, Hp tersebut digunakan hanya semata alat komunikasi, atau memang ada indikasi pengendalian dan pengontrolan naek dari balik jeruji besi.
"Ada proses pengecekan, bila memang ada pasti kita kembangkan," kata mantan KSPN Kemiling Polda Lampung itu.
Disinggung soal urine positif yang didapat dari 47 napi yang diperiksa, tidak ada yang dijadikan tersangka, karena tidak memenuhi unsur dua alat bukti. "Narkobanya enggak ada, jadi kita lakukan pembinaan aja," katanya.
Kendati demikian, masih tingginya hasil urine postif, dan masih ada benda-benda seperti pipet, korek, yang diindikasikan dibuat alat hisap, menandakan masih ada indikasi peredaran narkoba di sana. Namun,memang diakui over kapasitas masih jadi polemik, lemahnya pengawasan di tiap LP.
"Makanya LP kedepan kita harapkan buat Skema SOP yang ketat. Kita apresiasi langkah LP Rajabasa gandeng kita, dan kalau bisa rutan dan LP lain juga," katanya.
Sementara Kepala LP Rajabasa, Sujonggo, mengatakan napi yang kedapatan memiliki Hp akan dikenakan Sanski pencatatan Register F, yakni tak mendapat remisi hari raya Idul Fitri. Kemudian bagi urine yang positif, selain dikenakan register F juga, diberikan sanksi yakni di pindahkan ke sel isolasi.
Saat ini terdapat 560 napi yang mendapat remisi Khusus dengan rincian 28 napi 15 hari, 377 napi satu bulan, 142 napi 45 hari, dan 560 napi 60 hari dari total 1081 Napi yang ada di LP tersebut. "Yang semalam kedapatan urine dan HP, sudah kami batalkan yang memang dapat remisi," katanya.
Kemudian ia berjanji akan lebih melakukan pengetatan pengawasan terhadap Napi, dan juga para pembesuk. 
Diberirakan sebelumnya, Sebanyak 27 telepon seluler diamankan dari LP Kelas I A Bandar Lampung, pada razia dan sidak yang digelar oleh Tim Satgas Kamtib Kanwil Kemenkum HAM Lampung bersama Ditresnarkoba Polda Lampung, pada Senin (5/6/2018) sekitar pukul 21-00--24.00.
Selain 27 telepon seluler berbagai jenis dan tipe, juga diamankan barang lainnya seperti 178 charger HP, 42 benda berjenis senjata tajam, pisau dan palu, 20 buah kabes listrik, tiga buah SIM-card, dan berbagai jenis benda lainnya.
Kemudian juga dilakukan test urine dengan hasil 47 orang urinenya dinyatakan positif mengandung berbagai zat yang terindikasi Narkoba. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR