BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Usai melakukan pemeriksaan selama 2x24 Jam, akhirnya penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Lampung, akhirnya menetapkan dua tersangka atas dugaan pungli, pengadaan komputer di Dinas Pendidikan Pesawaran.

Dua orang yang menjadi tersangka yakni Zikri selaku Kepala SMPN 4 Telukpandan, Pesawaran dan Kasi Sarpras Disdik Pesawaran Iwan Subarna. Sementara Kabid Sarpras Khairul diperiksa sebagai saksi.



"Sudah, tersangka atas nama IW dan Z, (red; Zikri dan Iwan)," ujar Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol, Kamis (30/8/2018).

Peran Zikri menurut Yoyol, sebagai koordinator pengumpul para kepala sekolah yang memberikan sejumlah uang, sedangkan Iwan sebagai salah satu kepala di Disdik Pesawaran yang menerima uang tersebut. "Satu pengumpul, satu kepala, keduanya kita tahan," katanya.

Disinggung soal dugaan tindak pidananya yang masih didalami apakah ada unsur pemerasan atau gratifikasi, soal pemberian uang untuk pengadaan laptop. "Nanti di cek lagi," katanya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Lampung Kombespol Aswin Sipayung melalui Wadirresnarkoba Polda Lampung, AKBP EKO Sudaryanto mengatakan modus yang dilakukan para pelaku yakni dengan cara meminta setoran ke-7 SMP Negeri yang di Pesawaran untuk pencairan pengadaan laptop.


Tiap sekolah diminta Rp. 6 juta, agar pencarian tersebut berjalan lancar, uang yang diamankan Rp. 30 juta, dari lima Kepala Sekolah," katanya. (RUL).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR