BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Penyidik Subdit IV Remaja Anak dan wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Lampung akan segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor dugaan asusila yakni CE dosen FKIP Unila, dengan pelapor DC.

Kasubdit IV Renakta AKBP I Ketut Seregi mengatakan, pihanya sudah membuat surat untuk pemanggilan, dosen tersebut pada Senin (30/4/2018). "Pemanggilan terlapor, ya untuk tahap klarifikasi. Kan Senin disurati, kalau enggak ada halangan, Kamis (3/5/2018) dia dipanggil," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (1/5/2018).



Selain itu, pihaknya sudah mengantongi keterangan dari dua orang saksi, pertama pelapor yakni DC, yang sudah dua kali dipanggil untuk dimintai keterangan, dan juga rekan DC berinisial D yang juga dimintai keterangan seputaran peristiwa tersebut.

"Kalau sudah diambil keterangan semua, nanti digelar perkaranya. Kalau memang masih belum, nanti kita minta keterangan saksi ahli, tapi nanti itu," katanya.

Dekan FH Unila Armen Yasir mengatakan, CE sudah menyambangi BKBH Unila, untuk berkonsultasi, dan membuat surat pernyataan akan didampingi oleh pihak BKHB Unila, sebagai konsultan hukum. "Ya kemarin sudah datang ke BKBH, katanya juga mau buat surat kuasa, itu kayaknya sudah proses," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (1/5/2018).

Menurut Armen usai berkonsultasi, CE sendiri sudah memiliki bukti sanggahan atas dugaan asusila yang disangkakan kepada dirinya. Yakni, menyiapkan 10 orang saksi meringankan dari mahasiswa, dan juga chat WhatsApp serta SMS antara keduanya. "Ya kalau dipanggil nanti sama polisi, BKBH siap mendampingi," kata dosen FH Unila itu.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR