BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dirresnarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen, membenarkan adanya penggagalan pengiriman sabu dengan total berat 58 kg, di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni pada Rabu (11/7) kemarin.

Pengungkapan pertama yakni sekitar pukul 12.00 dengan berat Sabu sekitar 48 kg, dari  Abdul Gafur,  Warga RT 05/ RW  03 Desa Jambang, kecamatan Bantan, Sumatra utara dan Riki Randiasa warga Tebing Tinggi, Sumatera Utara yang membawa  mobil Kijang Inova Warna Silver nopol  BM 1034 QC. Pengungkapan kedua yakni, dari dalam ban serep mobil Kijang Inova B-2660-PFH warna hitam  dipintu masuk Pos Pemeriksaan Seaport Interdiction  sekitar pukul 15.00 WIB dari supir Rudi (32) warga Riau Ujung RT06 / RW03 Pekanbaru, Riau. 



"Total 58 kg, pertama 48, kedua 10 kg, beda kendaraan (red dua), besok di press rilis sama Kapolda," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Lagi, Petugas Amankan 10 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Saat ini Ditresnarkoba Polda Lampung bersama Satresnarkoba Polres Lampung Selatan, masih melakukan pengembangan terhadap tiga pelaku yang diamankan dari dua kendaraan roda empat yang berbeda.

"Masih kita kembangkan, apakah mereka ini Kurir, atau Bandar, apaakah keduanya satu jaringan atau bukan," kata mantan KSPN Kemiling Polda Lampung itu.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR