BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Rumah Andi Arief di Bandar Lampung dikabarkan di-geruduk aparat. Hal tersebut diketahui pasca-cuit-an anggota DPR RI itu di Twitter.

Berdasarkan penelusuran lampost.co, tiga cuit-annya di medsos berlogo burung tersebut yakni, ‘Rumah saya di Lampung di­geruduk dua mobil Polda mengaku siber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan’.



Kemudian, "Pak Kapolri, jangan kejam terhadap rakyat. Salah saya apa. Kenapa saya hendak diperlakukan sebagai teroris. Saya akan hadir jika dipanggil dan diperlukan".

Dan yang terakhir, "Ini bukan negara komunis. Penggerudukan rumah saya di Lampung seperti negara komunis. Mohon hentikan Bapak Presiden".

Dikonfirmasi lampost.co, Jumat (4/1/2019), Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto membantah kalau pihaknya melakukan penggerudukan.

"Iya, tadi pagi cuma kami sambangi, di Jalan Nusantara, Gang Perkutut Nomor II," ujarnya.

Namun, rumah tersebut bukanlah merupakan rumah Andi Arief, tetapi rumah warga bernama Yozi Rizal.

"Kita cuma sambangi saja dan cek," ungkap mantan Wakapolda Metrojaya itu.

Sementara Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih mengatakan rumah tersebut sudah dijual oleh Andi Arief sejak 2014 yang lalu.

"Kita cuma silaturahmi, sambang saja, enggak ada penindakan, karena sudah ramai," ungkapnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, rumah tersebut dijual oleh Andi Arief ke Yozi Rizal, anggota DPRD Lampung dari Partai Hanura yang kini pindah ke Demokrat.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR