GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Kelompok masyarakat (Pokmas) Trimurjo mengebut pengisian formulir pendaftaran sertifikat tanah untuk mempercepat  dan memudahkan Pokmas membentuk tim di setiap lingkungan.

Program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Lampung Tengah tahun ini mendapat kuota sebanyak 27.900 bidang yang tersebar di tujuh kecamatan. Kecamatan Trimurjo mendapat kuota 7.000 bidang yang dibagi 3 kelurahan dan 1 kampung. Diantaranya Kelurahan Trimurjo 1.500 bidang, Simbarwaringin 2.000 bidang, dan Adipuro 2.000 bidang. Sedangkan Kampung Tempuran mendapat kuota 1.500 bidang.



Kepala Kelurahan Trimurjo Riyanto mengatakan, pihaknya bersama LPMK dan masyarakat sepakat membentuk Pokmas untuk menangani program sertifikat ini. "Untuk memudahkan, masyarakat sengaja membentuk tim pengisian formulir di tiap lingkungan," jelas dia dilokasi pengisian formulir, Rabu (28/3/2018).

Humas BPN Lamteng Selamet mengatakan berbeda dengan tahun sebelumnya program saat ini pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Prona dihapuskan dengan terbitnya keputusan Menteri Agraria Nomor:35/2016 tentang Program PTSL. "Pada dasarnya sama saja, dimana memudahkan masyarakat memperoleh bukti kepemilikan atas lahannya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR