MANUSIA tertua tentu menjadi bahasan tersendiri untuk mencari resepnya agar panjang umur. Namun jika pohon tertua, apakah ada juga resepnya?? 

Na mak kik wat aga cakhani kenyin batang no tetap ukhik (Nah tidak ada cara untuk pohon agar panjang umur, selain dipelihara). 



Tapi ini ada bahasan tentang pohon tertua. Sebuah pohon yang diperkirakan berusia 2.624 tahun, ditemukan di tengah rawa, Amerika Serikat (AS). Pohon ini menjadi salah satu organisme tertua yang hidup di dunia nyata. 

Seperti laporan The New Zealand Herald, pohon itu tumbuh tanpa gangguan di rawa-rawa Carolina selama dua setengah milenium ditemukan secara tidak sengaja. Usia dari pohon bald cypress ini diperkirakan antara 1.250 dan 2.500 tahun. 

Api di agunani batang tuha ni, aga tisasni api. Gasing kudo, wat-wat gawoh (Apa gunanya pohon tua itu, mau dibuat gasingan apa. Ada-ada saja). 

“Terkunci dalam cincin lignifikasi dari pohon bald cypress adalah catatan unik dari perubahan iklim dari kehidupan praindustri,” laporan The New Zealand Herald, Selasa, 14 Mei 2019.

Temuan usia dengan menggunakan penanggalan karbon dan pengukuran cincin tidak membantu ancaman yang dihadapi pohon ini. Dia kini terancam kenaikan permukaan air dari iklim yang memanas.

Tanaman bersejarah itu ditemukan di ekosistem yang tak tersentuh di sepanjang Sungai Hitam. Untuk menggapainya pun harus melalui medannya yang tidak ramah dan sulit hampir tidak pernah melihat kontak manusia.

Pohon cemara botak, Taxodium distichum, adalah salah satu pohon penyerbukan silang tertua di dunia. David Stahle, yang membuat penemuan itu, telah menjelajahi tanah seluas 6474 hektar selama 34 tahun.

Sebelumnya, pohon tertua yang di katalog adalah pohon berumur 1.700 tahun yang di temukan pada tahun 1988. Sangat luar biasa melihat pohon tua yang tumbuh di sepanjang sungai seperti apa yang dia amati.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR