BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menegaskan bahwa bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemkot setempat untuk tidak menambah masa cuti usai libur Idulfitri 1440 Hijriah.  

Diketahui bahwa untuk libur atau cuti PNS pada idul fitri tahun ini kurang lebih selama 11 hari mulai dari tanggal 30 Mei sampai 9 Juni 2019. Dinilai telah cukup lama masa libur dan cuti bersama itu,  Herman HN ingin agar pegawai taati peraturan dengan tidak menambah masa cuti dan libur Idulfitri. “Ya enggak boleh cuti lagi karena cuti bersama sudah panjang, jangan cuti lah,” ujar Wali Kota Herman HN saat diwawancara baru-baru ini.



Pihaknya memberikan pengecualian bagi pegawai yang cuti melahirkan atau sakit. Maka Pemkot akan mentoleransi alasan keterangan seperti itu. “Kecuali cuti melahirkan atau sakit. Misalnya dia mudik ke kampung dan benar sakit, masa harus dipaksakan masuk,” jelasnya.

Namun, bagi pegawai yang tidak memiliki atau halangan yang berarti, maka diwajibkan untuk segera melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandar Lampung. Dan bagi yang diketahui bolos tanpa ada keterangan dan alasan jelas tetap akan diberikan teguran. “Kecuali yang benar-benar sakit,  tapi kalau yanh sehat harus tepat waktu sesuai dengan aturan pemerintah,” tutupnya.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR