MENGGALA (lampost.co)---Pengadilan Negeri (PN) Menggala menunda sidang putusan kasus pembunuhan dengan terdakwa Somad, warga Kampung Gedungmeneng, Kecamatan Gedungmeneng. Hal itu lantaran penasehat hukum terdakwa tidak hadir.

Ketua Majelis Hakim Juanda Wijaya yang memimpin jalannya sidang di PN Menggala, Selasa (2/1/2018), menunda sidang putusan tersebut hingga Rabu (3/1/2018). "Penasehat hukumnya belum hadir," kata Juanda.



Sebelum dinyatakan ditunda, terdakwa Somad mengaku bahwa penasehat hukumnya tidak dapat hadir karena tidak memiliki modal untuk mendatangkannya menggunakan pesawat. Pada sidang tersebut, terdakwa juga tetap membantah bahwa dirinya telah membunuh Cikmut.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 2013 akibat persengketaan tanah antara korban dengan terdakwa. Pada sidang sebelumnya, Somad dituntut dengan pasal 338 - 351 dengan hukuman selama 14 tahun penjara.

 

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR