BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Darmajaya, Bandar Lampung menggelar Sekolah Kaderisasi bertajuk Terbentuknya kader yang militan dengan sekolah kadreisasi. Kegiatan yang melibatkan belasan kader dan anggota PMII Komisariat Darmajaya tersebut berlangsung selama sepakan yakni 1-8 April 2018.

Ketua pelaksana Sekolah Kaderisasi, Tomy, Senin (2/4/2018) mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi para kader maupun anggota PMII dan menjadi cara mengembangkan nilai-nilai dasar PMII hingga menumbuhkan rasa tanggung jawab kader.



"Menimba ilmu itu tidak hanya bisa dilakukan di kelas, tetapi di luar kelas dengan berorgansiasi juga bisa didapatkan banyak ilmu dan sahabat," ujar Tomy, kepada Lampost.co.

Menurut Tomy sangat disayangkan, jika saat ini masih banyak  mahasiswa atau pemuda Indonesia yang sudah merasa puas dengan hanya belajar di dalam kelas atau perkuliahan saja.

Sementara Ketua PMII Komisariat Darmajaya, Rian Phalepi menambahkan, sekolah kaderisasi menjadi bagian penting dalam proses belajar kader PMII.

Adanya program tersebut menurutnya menjadi bukti bahwa PMII sangat memperhatikan pengembangan kapasitas anggotanya, dengan memberikan wadah dan kesempatan untuk belajar. Rian juga mengajak seluruh kader PMII Darmajaya hususnya, untuk trus berproses meningkatkan kapasitas diri.
Dalam pembukaan Sekolah Kaderisasi yang dilakukan, Minggu (1/4) turut hadiri Pengurus cabang PMII Bandar Lampung yang diwakili Sekertaris Umum PMII cabang Bandar Lampung, Febriantoni yang menekankan, perlunya pengkaderan calon-calon pemimpin masa depan.

"Saya mengapresiasi terselenggaranya sekolah kaderisasi ini, sebab untuk jadi seorng pemimpin itu harus dikader terlebih dahulu apa jadinya kalau menjadi pemimpin tanpa dikader terlebih dahkul," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR