BANDAR LAMPUNG (lampost.co)--Palang Merah Indonesia Provinsi (PMI) Lampung memberikan bingkisan kepada pendonor sukarela selama bulan Ramadan, mulai 7–24 Juni. Program ini dilakukan karena PMI ingin berbagi kepada sesama di bulan Ramadan, kata Kasi Pelayanan Donor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung, Joni Herlambang, Jumat (9/6/2017).

Bingkisan berisi tepung terigu 1 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, minuman Coca cola 1 liter, dan 3 bungkus mi instan. “Isi bingkisan ini didapat dari swadaya karyawan PMI dan ada pula diberikan oleh masyarakat kepada kami,” katanya.



Menurutnya, tujuan program tersebut untuk meningkatkan keinginan masyarakat mendonorkan darahnya serta mempersiapkan stok kantong darah di hari Lebaran. “Selama Ramadan pendonor berkurang. Tetapi, dengan adanya program ini, alhamdulillah pendonor bertambah,” kata Joni kepada Lampost.co.

Untuk memberitahu kepada masyarakat, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti memasang pengumuman dikoran melalui Chandra Tanjungkarang, membagikan brosul di masjid-masjid, dan melalui sosial media milik PMI.
“Kami setiap hari di bulan ramadan melakukan hal ini, agar masyarakat tergerak untuk mendonorkan darahnya. Karena setetes darah benar-benar dapat menolong nyawa seseorang,” ujarnya.

Hingga Jumat ((/6/2017), pukul 10.00 WIB, stok darah siap pakai di UTD PMI Provinsi Lampung, terbanyak pada golongan O sebanyak 663 kantong, A (629) kantong, B (418) kantong, dan AB (92) kantong. “Jumlah ini semoga terus bertambah, karena kami terus bergerak mencari pendonor setiap hari. Mudah-mudahan di hari lebaran kebutuhan darah mencukupi. Kalaupun kurang, mungkin tidak terlalu banyak,” katanya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan darah, PMI Lampung di hari lebaran tetap buka selama 24 jam. Ini dilakukan sebagai tanggungjawab PMI untuk tetap melayani masyarakat.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR