METRO (Lampost.co) -- Untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Metro, PMI Metro masih kekurangan 900 kantung darah per bulannya. Kota Metro terpaksa mencarinya dari luar untuk memenuhi kebutuhan kekurangan darah.

Ketua Pelaksana Harian PMI Kota Metro Yahya Wilis di kantornya, Senin (30/7/2018) mengatakan, selama ini Metro hanya mampu memenuhi 40% dari sebanyak 1500 kantung per bulannya.



“Jadi untuk kebutuhan darah di Metro masih berharap dari luar Metro. Metro hanya memenuhi 40% nya saja, yakni 600 kantung,” ujarnya.

Sementara kebutuhan memenuhi darah sebanyak 1500 kantung. “Jadi untuk memenuhi kekurangannya terpaksa mencari dari luar Metro, diantaranya dari Lampung Tengah, dan Lampung Timur,” ucapnya.

Menurutnya dalam waktu dekat ini PMI akan menggelar sosialisasi donor darah dan diklat PMR bagi siswa SMA se-Kota Metro.

"PMI Metro kini telah menjadi percontohan, karena dijadikan tempat pembelajaran di Lampung setelah PMI Bandar Lampung. Dan pada waktu dekat ini juga akan mengundang para camat dan lurah untuk menyosialisasikan donor darah untuk pembuatan kampung donor darah. Saat ini baru dua tempat, yakni: Ganjaragung dan Ganjarasri yang telah menjadi kampung donor darah," tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR