KALIANDA (Lampost.co)--Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menghadiri rapat koordinasi penanganan dampak dan tindak lanjut kesiapsiagaan potensi bencana di Selat Sunda, Jumat (11/1/2019), di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Rapat yang dipimpin Plt Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK Sony Harry B Harmadi menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait bencana tsunami Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda beberapa waktu lalu.



Menurut Sony B Harmadi, upaya percepatan dalam penanganan bencana tsunami terus dilakukan, sebagaimana arahan Presiden RI Jokowi agar warga terdampak bencana terpenuhi kebutuhan dasarnya dan terlindungi oleh negara.

Dalam kesempatan itu, Sony juga meminta kepala daerah untuk menyiapkan lahan sebagai lokasi untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang hancur akibat tsunami Selat Sunda.

“Segera bangun rumah tetap di Lampung Selatan dan Pandeglang. Juga untuk rumah sementara karena akan dilakukan kajian,” ujar Sony mengutip instruksi Presiden RI Jokowi.

Pemerintah melalui koordinasi Kemenko PMK terus meningkatkan kesiapsiagaan atas risiko bencana susulan Gunung Anak Krakatau. Hal itu mengingat ancaman bencana di Selat Sunda bisa datang setiap saat. Kesiapsiagaan bencana itu meliputi sosialisasi bencana, layanan di pengungsian, termasuk persiapan pembangunan hunian sementara atau sewa rumah.

Dalam rapat koordinasi itu, pemerintah menetapkan akan memberikan bantuan stimulan untuk rumah rusak berat per unit sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rumah rusak ringan Rp10 juta.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR