PARA peneliti membuat tonggak sejarah dengan menemukan planet pertama berpotensi layak huni K2-18b. Planet luar tata surya (eksoplanet), atmosfernya teridentifikasi memiliki uap air dan suhu yang dapat mendukung kehidupan. Peneliti memublikasikan temuan mereka di Jurnal Nature Astronomy.

Data menunjukkan hampir 50% atmosfer K2-18b kemungkinan mengandung air. K2-18b juga diyakini memiliki temperatur yang cukup sejuk, direntang nol hingga 40 derajat Celsius. K2-18b berjarak 110 tahun cahaya dari Bumi dengan bobot delapan kali massa Bumi, sehingga disebut sebagai Bumi-super.



K2-18B menyelesaikan satu orbit mengelilingi bintangnya setiap 33 hari. Dia jauh lebih terdampak radiasi dan lebih dekat dengan bintang induknya katai merah, dibandingkan Bumi dengan Matahari. Peneliti percaya unsur-unsur lain seperti nitrogen dan metana juga dapat hadir di atmosfer K2-18b, namun belum terdeteksi pada tahap ini. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR