KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Sedang asyik pesta sabu, oknum Pj. Kepala Pekon bersama seorang rekannya bekuk Unit Reskrim Polsek Wonosobo.

Sementara dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri saat dilakukan penggerebekan di kontrakan Pekon Soponyono, Wonosobo, Tanggamus, Rabu, 21 Agustus 2019.



Mereka adalah HR (46), PNS warga Pekon Bandar Sukabumi, Kecamatan Bandar Negri Semuong (BNS) yang saat ini menjabat Kepala Pekon Tulungsari, BNS. Sementara rekannya RY (27) oknum Honorer Kecamatan BNS warga Pekon Gunuh Doh.

Menurut Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Amin Rusbahadi, penangkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan Narkoba.

"Kemudian berbekal informasi ini kami lakukan penyelidikan dan dilanjutkan dengan penangkapan di sebuah kontrakan rumah pada Selasa (20/8) sekira pukul 19.00 wib," katanya mendampingi Plh. Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro.

Saat dilakukan penggerebekan, dua rekan pelaku ini mengetahui kedatangan petugas kepolisian dan melarikan diri. Nama keduanya sudah berhasil dikantongi oleh pihak kepolisian dan sekarang sedang dilakukan pengejaran.

Menurut pengakuan terduga pelaku, pesta sabu ini dimulai sejak pukul 17.00 sore. Sedangkan informasi yang diterima dari masyarakat pukul 19.00 wib. "Berdasarkan tes urine yang kami lakukan kepada para terduga, keduanya positif mengandung amvetamin," ujarnya.

Dengan demikian para terduga dapat dijerat pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

HR mengakui perbuatannya yang ia lakukan bersama 3 orang rekan lainnya. Sabu ini dibeli oleh rekannya berinisial JP seharga Rp1 juta. Dirinya juga mengatakan baru mengenal sabu sekitar 3 bulan yang lalu atau sejak menjabat sebagai Pj. Kakon.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR