LIWA (Lampost.co)--Petugas Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) resort Suoh menepis keluhan pengunjung yang sempat viral di media sosial terkait mahalnya tarif masuk lokasi wisata Kawah Nirwana di Kecamatan Suoh.
Anggota TNBBS Resort Suoh, Hengky Novinda, melalui phonselnya, Selasa (120/2/18) menegaskan jika keluhan pengunjung atas mahalnya tarif masuk lokasi wisata Kawah Nirwana tidak benar. "Saya sudah konfirmasi langsung pengelolanya, tidak benar seperti yang dikeluhkan pengunjung," kata Hengky saat diminta tanggapan.
Menurutnya, tarif masuk lokasi wisata Kawah Nirwana jadi danau asam Suoh yang telah disepakati oleh kelompok masyarakat sebesar Rp50 ribu per orang, dana tersebut diperuntukan bagi ongkos perahu pulang pergi Rp20 ribu per orang, ditambah jasa pemandu Rp20 ribu, kemudian jasa masuk ke Keramikan dan Pasir Kuning sebesar Rp10 ribu. "Jadi Rp50 ribu itu sudah satu paket, tidak ada bayar lagi, kalau ada itu ulah oknum dan bukan oleh anggota kelompok masyarakat. Malah kalau pengunjung keberatan  tarif Rp 50 ribu itu juga masih bisa nego," ujar Hengky.
Sementara untuk jalur darat, kata Hengky, berdasarkan kesepakatan kelompok masyarakat, jasa ojek dari padang ilalang danau lebar menuju lokasi wisata Kawah Nirwana sebesar Rp30 ribu pulang pergi, ditambah jasa pemandu sebesar Rp20 ribu. 
"Memang kalau jalur darat lokasinya lebih dekat, tetapi karena faktor jaan yang susah di lalui. Sama setiap masuk di lokasi wisata TNBBS baik  itu di danau asam, maupun ke danau lebar dikenakan tiket PNBP sebesar Rp7.500/orang," ujarnya.

Berita Terkait: Viral, Netizen Keluhkan Mahalnya Tarif Masuk Wisata Suoh


Menurut dia, pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap kelompok masyaraakt selaku pengelola untuk memberikan pelayanan sehingga wisata suoh menjadi lebih baik." Jadi  petugas kita di lokasi wisata pakai seragam, kalau masih ada yang narik di luar kesepakatan itu adaah oknum," tegas dia.
Sementara Kepala Bidang TNBBS wilayah II Liwa, Amri mengatakan akan segera memanggil petugas TNBBS resort Suoh dan kelompok masyarakat selaku pengelola  kawasan wisata untuk mengetahui permasalahan terkait keluhan pengunjung. "Tarif yang berlaku itu paket wisata yang dari kelompok,  masalahnya belum di kesepakati dengan pemda khususnya dinas pariwisata. makanya rencana akan kita  kumpulkan dulu semua  supaya kita bisa publikasikan berapa tarif yang disepakati," kata Amri.
Amri menegaskan tidak ada pelarangan kepada msyarakat siapapun untuk mencari rejeki dari wisata Suoh, hanya saja sudah ada wadah kelompok wisata dalam pengelolaan.
Sebelumnya keluhan akan mahalnya tarif masuk di lokasi wisata kawah Nirwana sempat viral di media sosial, dan mendapat beragam tanggapan dari natizen, yang meminta agar pengelolaan lokasi wisata yang menjadi kebanggan masyarakat Lampung Barat itu bisa ditata dengam baik dan tarifnya disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR