BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Polsek Bukitkemuning, Lampung Utara, menangkap dua tersangka pemalak pengendara mobil dan motor di jalan raya Desa Ulakrengas, Abungtinggi, Sabtu (23/12/2017), sekitar pukul 14.00.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sebilah senjata tajam jenis pisau Cap Garpu. Kasus tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat.
Kedua tersangka diketahui warga Pekurun, Abungpekurun, Lampung Utara, yakni Mustofa (25) dan Tegus Mulyono. Mereka ditahan di Malposek setempat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kompol M Rosadi Kapolsek Bukitkemuning mengatakan para pelaku ditangkap kerena memeras sopir mobil, Supriyaono (30), warga Desa Ulakrengas, Abungtinggi. ”Saat dilakukan penangkapan, pihaknya hanya dapat menyita barang bukti senjata tajam yang diduga dipergunakan untuk melakukan aksi pemerasan terhadap korban,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan perbuatan tersangka diketahui setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban dan informasi yang didapat mereka berdua kerap melakukan aksi pemerasan.
Kemudian, berdasarkan hasil penyelidikan aparat, para pelaku memeras para pengguna kendaraan baik mobil dan motor yang akan melintasi jalan raya Desa Ulakrengas, Abungtinggi. ”Mereka yang menjadi korban ada yang dimintai uang Rp5.000 hingga Rp10 ribu. Untuk korban yang melapor saat itu diperas oleh kedua tersangka sebesar Rp5.000,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka diketahui mereka mengakui perbuatannya dan hal itu dilakukan karena tidak memiliki uang serta pekerjaan. ”Uang yang didapat dari memeras para sopir telah habis dipergunakan untuk membeli minuman keras dan rokok,” kata Kapolsek menirukan penuturan tersangka.

Penggelapan



Pihaknya juga menangkap pelaku penggelapan sebuah sepeda motor yaitu Agus Saputra alias Bongok (24), warga Kelurahan Bukitkemuning, Lampung Utara, Minggu (24/12/2017), sekitar 20.00.
Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Baradatu, Way Kanan, karena melakukan penggelapan sebuah sepeda motor Honda Supra X 125 B-6921-CDX milik Agus Setiawan (22), warga Bukitkemuning.
Modus yang dilakukan tersangka awalnya mendatangi korban yang dikenalnya. Setelah meminjam sepeda motor, beberapa hari kemudian motor tidak kunjung dikembalikan, tetapi sudah dia jual. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR