Liwa (Lampost.co): Tim Satgas bersama aparat terkait yaitu aparat Polsek Sekincau, Balai Besar TNNBS, WWF, WCS, Babinsa, Bhabinkamtibmas warga dan lainya terus melaksanakan upaya untuk mengatasi keberadaan belasan gajah liar di Suoh, Lampung Barat.

Selain mengawasi pergerakan gajah itu, petugas juga mulai berupaya menggiringnya agar secepatnya kembali ke kawasan TNBBS. Mengingat selama ini sudah 6 rumah dan gubuk serta tanaman warga di Pekon Bandingagung dan Roworejo dirusaknya.



Upaya penggiringan agar belasan gajah liar itu kembali ke kawasan itu dilaksanakan bersama pawang gajah (mahout) Rabu, 9 Oktober 2019.

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi, mengatakan  keberadaan gajah liar itu terus dikawal dan digiring oleh anggota Subsektor Suoh Polsek Sekincau bersama tim dari BBTNBBS, WWF, WCS, pawang gajah (marhot) dan masyarakat pekon Roworejo dan Bandingagung serta Sidorejo itu terus dilaksanakan supaya kembali ke habitatnya dan tidak merusak perkebunan warga.

"Anggota kami bersama anggota TNBBS dan warga serta petugas lainya berupaya terus menggiring gajah-gajah tersebut untuk kembali ke habitatnya di hutan TNBBS," kata Suharjono.

Hingga saat ini segerombolan gajah tersebut telah berada di Umbul Serup, pekon Bandingagung, Suoh. Ia berharap belasan gajah itu secepatnya kembali ke hutan TNBBS.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR