BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lebih dari 20 kali merampas ponsel, akhirnya M Fikri (19) ditangkap polisi. 

Tekab 308 Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjungkarang Barat meringkusnya sesaat setelah merampas ponsel pengendara sepeda motor di Jalan Cikditiro, Kemiling, Bandar Lampung.



Dihadapan polisi, tersangka mengaku lebih dari 20 kali beraksi. "Di tataan sama di Bandar Lampung, dari tahun 2014," kata tersangka, Kamis (16/11/2017).

Karena dianggap lebih mudah, tersangka memilih wanita menjadi korbannya. "Cewek sama ibu-ibu biasanya. Yang lagi main hape diatas motor," kata dia.

Dia beraksi berdua, selalu berganti-ganti pasangan. Terakhir dia bersama RK (DPO). "Yang jual hasil curian beda lagi orangnya. Saya dapet paling banyak uangnya," kata Fikri.

Sebelum beraksi, tersangka bersama rekannya berkeliling mencari target. "Kalau udah dapat, kami ikutin, sampai tempat sepi, kami pepet, dan saya tarik hapenya," kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung mengatakan tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR