KALIANDA (Lampost.co) -- Petani diwilayah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akan menerapkan metode penanaman padi hazton pada musim tanam gadu 2018. Metode penanaman tersebut diharapkan untuk meningkatkan hasil produksi padi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Agus Santosa mengatakan pada musim gadu 2018 sejumlah petani akan menerapkan penanaman metode hazton. Dimana, untuk kecamatan Palas terdapat seluas 583 hektare yang akan di kelola oleh 30 kelompok tani.



"Bila dilihat dari hasil panennya dalam satu hektare mencapai 8-12 ton. Sedangkan, saat ini di Palas hasil panen berkisar 6-7 ton per hektare. Mudah-mudah untuk yang pertama kali ini mudah-mudahan dapat berhasil," katanya, Kamis (5/7/2018).

Menurutnya petani yang akan menerapkan metode penanaman padi hazton itu merupakan bantuan dari Pemkab Lamsel. Dimana, untuk luas lahan satu hektare petani akan mendapatkan bantuan 60 kilogram benih.

"Bukan hanya benih, tapi petani akan mendapatkan pupuk organik, pestisida organik dan herbisida organik dari mulai tanam hingga masa panen," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR