KALIANDA (Lampost.co)--Para petani cabai di Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, mengharapkan bantuan sumur bor untuk areal tanamannya. Sebab, lahan pertanian petani setempat dilanda kekeringan.

Berdasarkan informasi yang berhasi dihimpun lampost.co, selama ini, petani di Kecamatan setempat mengandalkan sumur galian untuk menyiram tanaman. Karena tidak kunjung turun hujan, sumur yang menjadi andalan sudah mulai mengering. 
"Sejak pekan lalu, air di sumur sudah mulai mengering," kata Suyadi (45), petani di Desa Talang Way Sulan, kecamatan setempat, Rabu (13/9/2017).



Tanaman cabai, kata dia, merupakan komoditas unggulan para petani setempat. Sehingga musim kemarau seperti saat ini sangat memengaruhi tanaman cabai masyarakat setempat.
"Banyak petani di sini menanam cabai, jika tanaman tidak disiram sangat memengaruhi hasil panen," ujarnya.

Para petani sangat mengharapkan bantuan sumur bor dari pemerintah, untuk kelangsungan kehidupan mereka.
"Kami sangat mengharapkan bantuan sumur bor dari pemerintah," kata Suyati (28) petani cabai di Desa Karangpucung. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR