KRUI (Lampost.co) -- Serangan penyakit myo yang beberapa kali menimpa para petambak di Kabupaten Pesisir Barat,  sampai saat ini belum ditemukan obat ampuh untuk mengatasi virus yang menyerang udang tersebut.

Lukman, seorang petambak mengatakan setidaknya telah dua kali penyakit myo menyerang tambak mereka, yang mengakibatkan pihaknya harus melalukan panen dini, sebab di khawatirkan kalau dibiarkan maka kematian udang akan makin banyak. Serangan myo menyebabkan udang secara massal membusuk berwarna kemerahan dan mati. 



"Terpaksa di panen lebih awal, daripada lebih banyak lagi udang yang mati membusuk," kata dia, kepada Lampost.co, Minggu (24/6/2018).

Sampai sekarang juga, kata dia, belum ada informasi dari pemerintah, obat atau formula ampuh mengatasi penyakit myo, usai Balai Besar Perikanan Provinsi Lampung , yang berapa waktu lalu melakukan investigasi pengecekan langsung ke tambak-tambak udang di Pesisir Barat, terkait penyakit udang tersebut. 

Pihaknya berharap pemerintah dapat segera menemukan obat penyakit udang tersebut. Sebab, saat ini kata dia, untuk mencegah agar virus tersebut tidak kembali menyerang udang, pihaknya melakukan pembersihan dan pengeringan tambak dalam waktu lebih lama dan upaya lainnya. 

"Ya pascapanen kemarin sampai saat ini kolam-kolam yang ada kami lakukan pengeringan lebih lama hampir sampai dua bulan, pembersihan kincir dan dinamo, sampai ke pemberian pakan udang nantinya saat sudah dilepas, diberikan pakan yang dicampur dengan daun kates dan bahan lainnya, " kata Lukman. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR