BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Petahana atau existing Panwaslu di 15 kabupaten/kota menjadi sorotan oleh Komisioner Bawaslu Lampung dalam pelaksanaan fit and proper test (FTP) bakal calon anggota Bawaslu 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung masa jabatan 2018-2023 definitif.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan ada 2 kategori yaitu non petahana dan petahana (existing). Ia mengatakan untuk yang non petahana 100% penilaian didasarkan kepada fit and proper test. Namun untuk yang petahana pihaknya mengakumulasikan penilaian dari hasil evaluasi, CAT, psikologi dan tes kesehatan sementara untuk FTP petahana hanya berbobot 40%.



"Kita akan merekomendasikan hasilnya kepada Bawaslu RI berdasarkan ranking. Selanjutnya Bawaslu RI yang punya keputusan memilih orang-orang sesuai rangking kita atau berpendapat lain," katanya di Grand Anugerah Hotel, Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, Selasa (7/8/2018).

Dia mengatakan dalam FTP ada diskusi kasus yang setiap kelompok berbeda-beda pembahasannya seperti aspek regulasi, sikap pengawas pemilu dalam menghadapi situasi sulit, kemudian dalam menghadapi keadaan yang lebih realistis.

"Kita melakukan penilaian sesuai dengan regulasi dan petunjuk penilian yang sudah ada, sehingga kita tidak asal melakukan penilaian. Karena kitakan sedang menyusun pasukan pengawasan yang lebih maksimal," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR