MEMBASMI tikus dengan membakar lumbung merupakan ungkapan buruk atas ketidakpedulian orang atas penyelesaian masalah. Sebab, bisa saja tikusnya ditangkap tanpa harus mengorbankan padi yang ada di lumbung.

Iya kidah...bang aga nyadang, padahal makkung tantu mati tikusni (Iyalah...kok mau merusak, padahal belum tentu tikus mati).



Kali ini cerita pengarantinaan pesawat terbang maskapai Emirates di bandar udara New York, AS. Hal itu dilakukan karena ada dugaan 100 dan 521 penumpang dan awak didera penyakit sejenis flu.

Dilansir situs berita lokal ABC 7 NY dan Telegraph, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan gejala mereka termasuk batuk dan demam. Penumpang yang tidak terpengaruh dapat melanjutkan perjalanan beberapa jam setelah rencana mendarat, sedangkan lainnya dan pesawat dikarantina.

Na...acak de nyepok sai mekhuyuh gawoh, dang aga ngehalang lapahan khumpok. Wat-wat gawoh (Nah...lebih baik cari yang sakit, jangan menghalangi perjalanan orang. Ada-ada saja).

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan mereka memantau situasi dan Presiden Donald Trump sedang diperbarui sebagai informasi baru menjadi tersedia.

Emirates Airline yang berbasis di Dubai awalnya mengatakan bahwa 10 penumpang "sakit" pada penerbangan dan diangkut ke rumah sakit, tetapi tidak jelas mengapa ada perbedaan yang besar dalam jumlah yang dilaporkan.

Pesawat itu dibawa ke lokasi yang jauh dari terminal sehingga petugas darurat dapat mengevaluasi situasi, pejabat dari Otorita Bandara New York dan New Jersey mengatakan dalam sebuah pernyataan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR