BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perumahan Nasional (Perumnas) Wilayah Lampung membuka lahan yang akan digunakan sebagai kawasan komersil di Pesawaran Residence.

Tanah seluas 3600 meter persegi ditawarkan untuk bisa menambah fasilitas bagi ratusan penghuninya.



Project Manager Perum Perumnas, Antaria Dwi Nugroho menjelaskan besarnya permintaan hunian di Pesawaran Residence dibutuhkan fasilitas yang lebih mendukung penghuninya.

Untuk itu, BUMN bidang properti itu membuka lahan komersil seluas 3600 m2 yang dapat dibangun sebagai lokasi usaha.

"Lahan komersil sudah mulai ditawarkan kepada masyarakat khususnya pengusaha. Sebab, lahan ini dibuka untuk usaha, bisa di kapling untuk food court atau minimarket," kata Antaria dalam Pesta Kemerdekaan RI di gerbang Pesawaran Residence, Sabtu (17/8/2019).

Selain itu, pihaknya juga menawarkan 13 unit rumah toko (ruko) dua lantai dengan luas lahan 90 meter dan bangunan 60 meter.

"Ini juga dijadikan untuk komersil, karena sekarang untuk memenuhi kebutuhannya, penghuni harus keluar dulu. Sebab, masih belum ada yang dagang. Dengan hadirnya usaha bisa menjadi satu-satunya dan pertama," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan tersebut mengumpulkan ratusan penghuninya untuk menikmati berbagai jajanan secara gratis sekaligus memperkenalkan bagi calon konsumennya terhadap lokasi perumahan tersebut.

Sebab, pihaknya masih memiliki unit rumah yang dijual. Total masih ada sekitar 400 unit rumah komersil dan 30 unitnya rumah subsidi. Sebab, permintaan Pesawaran Residence cukup baik jadi kami tambah lagi unitnya.

Terlebih, hingga September mendatang sedang ada promo suku bunga 4,5% untuk KPR komersil. Sementara, bagi rumah subsidi diberikan diskon uang muka Rp19 juta.

"Sementara pada Cluster Mutiara kami sedanfg fokus menyiapkan infrastruktur. Sehingga, saat peluncuran sarana prasarananya sudah memadai. Sampai sekarang sudah ada 65 konsumen yang melakukan pemesanan dari 100 unit yang disediakan. Direncanakan akhir September kami luncurkan," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR