BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Kontingen Pesawaran keluar sebagai juara umum cabang olahraga tenis meja Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung VIII/2017. Pada event olahraga terakbar di Lampung itu, Pesawaran merebut tiga emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan. Sementara itu, Bandar Lampung dan Lampung Tengah masing-masing meraih dua emas.
Adapun tiga emas yang diraih tim tenis meja Pesawaran didapat dari nomor beregu putra, tunggal putra, dan ganda putra. Kemudian, Bandar Lampung menjadi juara di nomor ganda putri dan ganda campuran, sedangkan Lampung Tengah menjadi kampiun di nomor tunggal putri dan beregu putri. Sementara itu, Kota Metro berhasil meraih dua perak masing-masing dari beregu putra dan ganda putra.
Medali emas ketiga Pesawaran diraih dari nomor tunggal putra. Pada final di hall tenis meja Way Halim, Bandar Lampung, Senin (4/12/2017) malam, Ferry mengalahkan rekan sedaerahnya, Aufa, dengan skor 4-1 (9-11, 11-13, 11-7, 8-11, dan 4-11).
Sementara pada laga puncak, tunggal putri, Yosi Dewantari, merebut emas usai mengalahkan atlet Bandar Lampung, Yessy Anitasari, dengan skor 4-2 (3-11, 9-11, 11-8, 11-6, 11-7, dan 11-8). Satu emas Lampung Tengah lainnya didapat dari nomor beregu putri setelah mengalahkan Bandar Lampung pada final dengan skor 3-1.
Sedangkan kontingen Bandar Lampung juga meraih dua emas dari ganda putri dan ganda campuran. Pada final ganda putri, Ajeng yang berpasangan dengan Yessy Anitasari menundukkan pasangan Lampung Tengah Yosi/Vika dengan skor 3-2 (11-5, 11-7, 8-11, 8-11, dan 11-5). Satu emas lainnya didapat dari nomor ganda campuran. Niki/Yessy Anitasari berhasil mengalahkan pasangan Pesawaran Aufa/Maharani dengan skor 3-2.

Penutupan



Pada penutupan cabang olahraga tenis meja Porprov VIII di hall tenis meja Way Halim, Senin (4/12/2017) malam, turut hadir di antaranya Ketua Umum Pengprov PTMSI Lampung T Santoso, Dewan Penasihat Toto Susilo, dan Dewan Pembina Herlim Sunandar.
Santoso mengatakan Porprov adalah salah satu momentum untuk menjaring atlet-atlet tenis meja berbakat di Lampung. Menurutnya, saat ini kemampuan atlet dari seluruh daerah di Lampung cukup merata. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hasil pembinaan cabang olahraga tenis meja telah berjalan dengan baik.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR