BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Perusak dan penghilangan alat peraga kampanye (APK) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus nomor urut 2, Samsul Hadi - Nuzul Irsan (Sam-Ni) di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (14/4/2018) lalu diputuskan bersalah dikenai sanksi pidana.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan bahwa pada Senin, (28/5/2018) telah dilaksanakan pembacaan sidang putusan kasus Tindak Pidana Pemilu (TPP) perusakan APK Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus.
"Kepala Pekon Tegal Binangun atas nama Sunardi dijatuhi pidana penjara 1 bulan 15 hari. Dan masyarakat Tegal Binangun atas nama Edi Gunawan dan Sunarno dijatuhi pidana penjara selama 1 bulan," kata Fatikhatul, Senin (28/5/2018).
Sebelumnya menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Tanggamus, Dedi Fernando mengatakan, bahwa berdasarkan surat pengaduan dengan nomor laporan, 002/LP/PB/Kab/08.08/IV/2018, yang disampaikan Aang Kurnaidi, sebagai tim sukses Sam-Ni, terkait tindakan pelanggaran pemilihan umum (pemilu) atau upaya menghilangkan APK milik pasangan calon Bupati Tanggamus nomor urut 2 Samsul Hadi – Nuzul Irsan (Sam-Ni) oleh Edi Gunawan dan Sunarno. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR