BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP), khususnya lingkungan III, rawan pencurian. Banyaknya jalur lintasan yang terbuka, diduga memuluskan para pelaku kejahatan beraksi.

Selasa (4/9/2018), dini hari, sebuah rumah kosong di Blok Q dibobol pencuri. Namun pencuri tak beruntung, karena barang-barang dalam rumah itu sudah kosong. Penghuninya pindah rumah ke Rajabasa Raya. "Tadi pagi saya datang mau bersih bersih barang yang belum sempat dibawa pindah, pintu depan yang tadinya terkunci sudah jebol dirusak maling," ujar Chayat (45), karyawan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung.



Kerawanan di Perum BKP memang tengah menjadi sorotan Polsek Tanjungkarang Barat. Sebelumnya seorang anak dibawah umur menjebol rumah warga. Belakangan diketahui anak tersebut sudah sering mencuri. Namun sejauh ini petugas tidak memprosesnya secara hukum, sehingga anak tersebut terus mengulangi perbuatannya, karena merasa nyaman, meskipun ditangkap dilepaskan lagi.

Beberapa hari lalu, Polsek setempat melalui anggota Bhabinkamtibmas Perum BKP, Febriansyah bersama Lurah Kemiling Permai, Wanjaya dan para ketua rukun tetangga (RT) berkumpul membahas kerawanan dan mencari solusi yang harus dikalukan. Aparat kepolisian mengimbau warga di longkungan III Perum BKP, efektifnya memasang portal di setiap akses masuk ke kompleks perumahan itu. Tujuannya untuk meminimalisir aksi pencurian dan kejahatan lainnya.

"Kami mengimbau sebaiknya dipasang saja portal di setiap akses jalan yang menuju kompleks perumahan seperti contohnya di Way Halim," imbau Febriansyah. Imbauan itu pun disambut baik Lurah Wanjaya beserta ketua RT di lingkungan III dan warga.

Menurut Febriansyah, luasan wilayah kerjanya dengan keterbatasan personel tidak akan mampu mengamankan wilayah dari kejahatan jika tidak didukung oleh warga. "Di sini (BKP, red) setiap hari pasti ada laporan pencurian. Setiap hari itu," ujar Febriansyah.

Keesokan harinya kondisi tidak nyaman terkait kamtibmas itu pun dibahas di RT 18 bersama warga, dengan kesepakatan segera membuat portal.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR