BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyebut ada peningkatan cukup banyak perkara narkotika ditahun ini dibandingkan tahun sebelumnya 2017 hal ini dikatakan Waka Jati Lampung Jaja Subagja saat Press athering di Kantor Kejati setempat Jumat (20/7/2018).

Menurit Wakajati Jaja, perkara narkotika pada tahun sebelumnya mencapai sekitar 400 perkara. Untuk saat ini baru bulan Juli sudah mencapai 552 perkara, "sasaran paling empuk untuk peredaran narkoba di Indonesia adalah Lampung, karena Lampung sebagai Provinsi perlintasan  menuju Jakarta, " Lampung menjadi Provinsi nomor urut ke tiga terbanyak penyalaguna narkotika di Sumatra, dan peringkat 10 seluruh Indonesia," kata Jaja.



Jaja menyarankan Jaksa harus betul-betul teliti dalam hal memberi tuntutan karena korban penyala guna narkotika, pecandu itu berbeda. Untuk status tersangka kepada penyalaguna narkotika yang ditetapkan rehabilitas tetap dia sandang dan tidak bisa dihapuskan, " setatus tersangka tetap ada meskipun dia direhab, " katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR