GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menerima kunjungan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Arief Budiarto di rumah dinas Bupati Lampung Tengah.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah. Pada kesempatan itu, Arief menyampaikan terobosan baru yang telah BPJS Ketenagakerjaan lakukan dengan Dinas Perhubungan Lampung Tengah, seperti mengintegrasikan antara pembuatan KIR dengan pendaftaran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.



“Jadi BPJS Ketenagakerjaan cabang Lampung Tengah telah melakukan kerja sama dengan Dinas Perhubungan, bentuk kerja samanya adalah melakukan integrasi antara pembuatan KIR dan perpanjangan izin trayek dengan mendaftarkan para supir menjadi peserta dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya kerja sama ini seluruh supir truk, barang dan supir pengangkut jasa tercover oleh program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Arief mengungkapkan kerja sama tersebut telah berlangsung kurang lebih 1 bulan, dan rata-rata per hari yang terdaftar antara 15-30 orang, dengan rata-rata kepesertaannya terdaftar selama 3 sampai dengan 12 bulan. "Pelayanan yang diberikan juga cepat dan praktis, karena kartu KIR selesai berbarangan dengan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Dan ini merupakan pertama dan satu-satunya bentuk kerja sama pemberian pelayanan kepada masyarakat dalam memberikan perlindungan jaminan sosial,” ujar Arief.

Bupati Lampung Tengah Loekman mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menurutnya ini merupakan sebuah terobosan yang sangat bermutu dan menyejahterakan masyarakat sekitaran Kabupaten Lampung Tengah terkhusus para masyarakat pekerja. “Saya senang atas hasil terobosan BPJS Ketenagakerjaan yang telah membangun kerja sama dengan Dinas Perhubungan dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat. Saya mengharapkan semua dinas-dinas bisa melakukan hal yang sama, karena ini merupakan bentuk kerja nyata pemerintah daerah dalam menyejaterakan masyarakatnya," ujar dia.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Perhubungan Lampung Tengah, Kompol. Syukur Kersana yang ikut ambil andil dalam mensukseskan kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa jaminan sosial tenaga kerja sangatlah penting guna menjamin masyarakat dalam bekerja. “Saya menyetujui adanya kerja sama ini berawal dari kejadian salah satu tenaga kerja non Aparatur Sipil Negara (non-ASN) Dinas Perhubungan yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mengalami kecelakaan bukan dalam hubungan kerja dan kemudian meninggal. Lalu BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris. Semenjak itu saya sangat mendukung program perlindungan jaminan sosial untuk para pekerja,” tuturnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Tengah, Widodo menyampaikan bahwa kerja sama ini diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah guna memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja yang berada dalam wilayah Lampung Tengah. Widodo menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat membantu para pekerja yang bergerak di bidang transportasi dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial, mengingat pekerjaan mereka yang sangat beresiko. “Saya berharap dengan adanya kerja sama ini, seluruh masyarakat pekerja di kabupaten Lampung Tengah dapat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, baik sektor pekerja formal, pekerja informal dan tenaga kerja non-ASN. Dan besar harapan saya kerja sama yang seperti bisa menjadi role model dan dapat di terapkan di seluruh wilayah Indonesia," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR