BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT Bank Bukopin Tbk Cabang Lampung melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT PLN (Persero) Distribusi Lampung tentang flexy bill penyediaan jasa pembiayaan pembayaran rekening listrik, di kantor PLN Distribusi Lampung, Rabu (15/8/2018).

General Manager PLN Distribusi Lampung Julita Indah mengatakan kerja sama flexy bill merupakan bentuk win win solutions bagi PLN sebagai penyedia energi listrik, Bank Bukopin penyedia pembiayaan, dan pelanggan sebagai pemakai listrik.



"Jumlah pelanggan kita banyak yakni ada 2.018.000. Dengan adanya program pembiayaan pembayaran listrik oleh Bank Bukopin ini, pelanggan akan semakin mudah dan fleksibel dalam melakukan pembayaran listrik. Sementara pihak PLN, revenue akan lebih cepat diterima," ujarnya usai penandatanganan MoU.

General Manager Bank Bukopin Regional VI Area Sumatera Zulfikar Kesuma mengatakan flexy bill ini adalah layanan yang disediakan oleh Bank Bukopin untuk membayarkan terlebih dahulu kewajiban pembayaran rekening listrik atau dana talangan bagi pelanggan PLN pada tarif bisnis dan industri hingga jangka waktu 3 bulan.

"Dengan layanan ini, pelanggan daya besar PLN dapat mengatur pengeluaran untuk pembayaran tagihan listrik bulanan dengan waktu ekstra yang lebih fleksibel. Sehingga dapat tercipta pola pembiayaan yang lebih leluasa dan pada akhirnya kinerja atau produksi pelanggan dapat optimal," kata dia.

Kerja sama pembayaran rekening listrik nasabah PLN ini, kata Zulfikar, akan ditalangi dulu oleh Bank Bukopin dan nantinya para pelanggan akan diberikan account pembayaran dari Bank Bukopin. "Target kita adalah pelanggan besar PLN. Kurang lebih ada pelanggan utama PLN," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR