LIWA (Lampost.co) -- Sejak memasuki bulan Ramadan permintaan pasar terhadap kebutuhan ikan nila asal danau Ranau Kecamatan Lumbok Seminung meningkat drastis.

"Kebutuhan pasar terhadap ikan nila hasil budidaya keramba dari Kecamatan Lumbok Seminung sejak memasuki bulan puasa ini meningkat drastis," kata Kabis Produksi Dinas Perikanan Lampung Barat Umi Fitria mendampingi Kadis Syamsi Mursalin, Selasa (5/6/2018).



Umi yang juga salah seorang pemilik usaha budidaya ikan di kawasan danau Ranau Kecamatan Lumbok Seminung itu, mengaku sejak memasuki bulan puasa ini pihaknya memasok ikan nila hingga ke Bandar Lampung dan Baturaja (Sumsel).

Setiap minggu dirinya melalui agen memasok ikan ke wilayah Bandar Lampung mencapai 7 kwintal hingga 1,5 ton. Jumlah itu belum termasuk ikan yang diambil dari pembudidaya lainya.

"Setiap minggu terdapat 4-6 agen penampung ikan hasil budidaya di kawasan danau Ranau Lumbok Seminung untuk dijual ke wilayah Bandar Lampung. Hasil produksi dari para pembudidaya ikan yang diangkut para agen dari kawasan danau Ranau Lumbok Seminung ke wilayah Bandar Lampung itu mencapai 5-6 ton setiap minggu," kata Umi.

Selain memasok ke wilayah Bandar Lampung, para pembudidaya ikan nila kawasan danau Ranau Lumbok Seminung itu juga memasok ke wilayah Baturaja, Sumsel.

Bahkan para agen itu, kata dia, meminta agar pasokan ikan tidak terputus sehingga bila perlu setiap hari ada. Namun produksi terbatas karena selain Bandar Lampung, pembudidaya juga melayani permintaan dari Baturaja (Sumsel) serta kebutuhan masyarakat di Lambar sendiri.

"Yang pasti sejak puasa ini permintaan ikan nila melonjak drastis, bahkan jika dituruti pengecer melalui agen-agen itu minta dipasok setiap hari," kata Umi.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR