BANDAR LAMPUNG (Lampost.co); Permen semprot yang dikonsumsi 13 murid SDN 1 Olok Gading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, positif mengandung zat berbahaya Arsen. Belasan murid semaput usai mengonsumsi permen itu pada 31 Agustus silam.

Hasil tes laboratorium memastikan permen semprot itu 0,2 mg Arsen. Kepala Puskesmas Bakung Dewi Retnosari mengatakan, zat itu yang memberikan efek negatif pada belasan murid. Ambang batas Arsen pada panganan tak boleh lebih dari 0,05 mg.



Baca juga: Siswa Keracunan Berjalan Serupa Orang Mabuk

"Jumlah tersebut melebihi batas normal hingga membuat siswa keracunan," kata Dewi di Puskesmas Bakung, Rabu, 11 September 2019.

Menurut Dewi, kalau dikonsumsi dalam jangka panjang, Arsen bisa menyebabkan psikogenik. Bahkan kanker.

"Efek langsungnya bisa menimbulkan rasa mual, pusing, tubuh lemas, hingga pandangan kabur," terang Dewi.

Dewi mengatakan, puskesmas rajin memberikan penyuluhan tentang bahaya Arsen kepada warga dan sekolah. Satu kali dalam tiga bulan. "Setahun kita ada empat kali penyuluhan di setiap sekolah," beber Dewi.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR