KOTABUMI (Lampost.co)--Memperluas cakupan temuan kasus tuberkulosis (TBC) di Lampung Utara, Dinas Kesehatan (Dinkes) menjalin kerja sama dengan lembaga Aisyiyah sebagai wadah organisasi perempuan yang masuk dalam lingkup naungan Muhammadiyah. 

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf di ruang kerjanya, Rabu (3/7/2019) mengatakan untuk mengoptimalkan temuan kasus TBC di masyarakat, di 2019 pihaknya menjalin kerjasama dengan lembaga Aisyiyah sebagai wadah organisasi perempuan di bawah naungan Muhammadiyah. 



Dalam kerja sama ini, kader Aisyiyah akan melakukan pengawasan pada anggota masyarakat yang diduga terinfeksi TBC yang dikenali dengan ciri mengalami batuk berdahak selama tiga minggu di sekitar lokasi tempat tinggalnya dalam lingkup wilayah kerja 18 puskesmas. 

"Bila kader  Aisyiyah menemukan ada anggota masyarakat di wilayah mengalami ciri batuk berdahak lebih dari tiga minggu. Mereka akan membawa orang tersebut ke puskesmas terdekat di lingkup  wilayah kerja 18 puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan. Bila terbukti positif TBC, kader akan melakukan pengawasan saat pengobatan pada pasien tersebut  guna memastikan mereka rutin mengkonsumsi obat sampai dinyatakan mereka sembuh" ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR