BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum Kejari Bandar Lampung, Eka Septiana menghadirkan terdakwa Aldi Saputra (40) dalam sidang kasus pelecehan seksual yang di gelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Selasa (15/1/2019).

Terdakwa merupakan warga Jalan Ratu Lengkera, RT02, LK1, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, yang telah melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya berinisial NS (13) dengan ancaman sebilah badik, pada 18 Oktober 2018 silam.



Dalam sidang tuntutan itu, terdakwa seolah tidak menunjukkan rasa bersalah bahkan terdakwa melontarkan ucapan akan membela diri atas pemerkosaan yang dia lakukan terhadap anak kandungnya itu.

Terdakwa dinyatakan Jaksa bersalah melanggar Pasal 81 Ayat (1), (3) Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pengaturan pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 01 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara penjar selama 14 tahun serta denda Rp80 juta subsider 3 bulan kurungan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR