BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Penyidik Subdit IV Remaja Anak dan wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Lampung segera melakukan gelar perkara, terkait dugaan asusila dengan terlapor CE dosen FKIP Unila yang dilaporkan mahasiswi bimbingannya DC.

Usai memanggil seluruh saksi, terlapor dan pelapor untuk dimintai keterangan dalam tahap penyidikan, segera dilakukan gelar perkara. Untuk mengetahui, ada tidak peran tersangka yang dituduhkan Pelapor, dari keterangan saksi, alat bukti dan barang bukti yang sudah di pegang penyidik.



"Kamis (26/7/2018), segera lakukan gelar perkara," ujar Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung AKBP I Ketut Seregi, Selasa (24/7/2018).

Disinggung apakah pelapor bisa naik status, Ketut tak bisa memastikan. Pasalnya, penanganan perkara harus berdasarkan fakta hukum yang ditemukan dari hasil sidik. "Ya tunggu hasilnya," Katanya.

Ada tidak Pemanggilan kembali saksi, terlapor maupun pelapor akan diputuskan usai gelar. "Nanti di gelar itu, kita lihat apa sudah cukup bukti-buktinya, keterangan sudah cukup, kalau kurang yang kita panggil, kalau engggak ya udah nanti hasil gelar. Tapi, kayaknya bakal kita panggil lagi terlapor untuk dimintai keterangan," katanya.

Dalam perkara tersebut, barang bukti yang ada pada penyidik seperti pakaian korban, dan alat bukti seperti keterangan saksi.

Sebelumnya, Penyidik Subdit IV Remaja Anak dan wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Lampung, akhirnya memeriksa CE dosen FKIP Unila yang dilaporkan mahasiswinya DC atas dugaan asusila, Jumat (13/7/2018), yang perkaranya kini naik ke tingkat sidik.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR