LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 18 July
6166

Tags

LAMPUNG POST | Perkara Pencabulan Keponakan Tak Jelas, Sasmila Sambangi Polda Lampung
Kasus pencabulan. republika.co.id

Perkara Pencabulan Keponakan Tak Jelas, Sasmila Sambangi Polda Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Merasa tidak ada kejelasan terkait laporan perkara keponakannya, Sasmila(45), warga Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, bersama dengan kerabatnya datang menyambangi Mapolda Lampung, Senin (17/7/2017).
Sasmila dan Vidiyawati (37) yang mendampingi keponakannya ML (8), melaporkan perkara tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Lampung, kemudian diarahakn ke Ditreskrimum Polda Lampung.
Sasmila mengatakan perkara pencabulan yang dialami kepoknaknannya mangkrak sejak 20 feburai 2017 di Polsek Metro Kibang, dan kini dilimpahkan ke Polres Lampung Timur.
Ia menceritakan awalnya keponakannya dititipkan oleh pelaku Cahyono dan Surahman yang merupakan ayah Cahyono, untuk dirawat sejak April 2016 hinga juli 2016. Setelah itu ML dimasukkan ke pondok pesantren  selama beberapa bulan. Pascadari pondok pesantren Sasmila melihat ada perbuhana bentuk tubuh keponakannya dan setelah ditanyakan akhirnya keponakannya mengaku kerap dirudapkasa Cahyono dan Surahman.
"Laporannya dari februari 2017 belum ada tindak lanjutnya.Tersangkanya belum ditahan Polres Lamtim. Makanya kami mengadukan ke Polda," kata Sasmila kepada awak media saat dijumpai di Mapolda Lampung, Senin (17/7/2017).
Pascamelapor ke Polsek Metro Kibang pada tanggal 20 Februari 2017, kedua pelaku sempat diamankan Polsek Metro Kibang dan mengakui perbuatannya, namun sempat dilepaskan karena tidak terbukti. Ketika Sasmila mengetahui kedua pelaku tidak ditahan, dia mengadukan hal tersebut ke Provos Polres Lamtim, sehingga penyidik Provos Polres Lamtim dikenakan sanksi. Namun, untuk kedua pelaku tetap tidak ditahan.
"Kedua pelaku (Cahyono dan Surahman) sempat diamankan dan sempat mengakui pencabulan. Saya juga udah empat kali visum, awalnya negatif, tapi pas terakhir di RSUD Abdul Moeloek, hasilnya positif," kata Sasmila.
Sasmila menutunt adanya keadilan agar pelaku ditahan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. pihaknya melaporkan ke Polda Lampung dengan nopol : STPL/28/VII/2017/Dumas pada hari Senin (17/7) sekitar pukul 11.40WIB tentang penanganan dugaan pencabulan yang diselidiki oleh Polres Lampung Timur.
Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Heri Sumarji menyatakan telah menerima laporan terkait pengaduan penanganan dugaan pencabulan di Polres Lamtim. "Kita baru terima laporannya, akan kami pelajari dulu seperti apa penanganannya. Yang pasti, laporan ini akan kami tindaklanjuti,"kata manta Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta itu.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv