BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --Polda Lampung punya cara untuk menyosialisasikan Operasi Patuh Krakatau 2018, agar masyarakat khususnya pengendara roda dua dan empat memahaminya.Salah satunya, dengan mengerahkan Polwan yang bertugas di Direktorat Lalu Lintas. Sekitar 20 Polwan menyambangi arena olahraga dan cafe Lampung Walk, pada Sabtu (21/4/2018) malam. Satu persatu mereka, menyambangi para pengunjung, menyebarkan pamflet, dan juga saling berdiskusi dan bercengkrama, dan memaparkan isi dari pamflet himbaan tersebut.
Kasi Turjawali Ditlantas Polda Lampung, Kompol Heti Fatmawati, mengatakan selain memberikan sosialisasi operasi patuh, Heti dan rekan Polwannya turun langsung ke masyarakat, dalam rangka peringatan Hari Kartini.
"Ibu-ibu dan wanita juga harus bisa jadi pelopor keselamatan berlalu lintas," ujarnya kepada pengunjung Lampung Walk, Sabtu (21/4/2018).Heti Melalui pengeras suara bersama rekan polwan lainnya, menyampaikan tujuh point penting pada operasi tersebut yakni melengkapi surat-surat kendaraan anda saat anda akan berkendara;menggunakan helm SNI bagi pengemudi motor maupun yg dibonceng;gunakan Safety Belt bagi pengemudi mobil dan  penumpang disebelahnya; Jangan melebihi batas kecepatan saat mengemudikan kendaraan; Jangan mengemudikan kendaraan saat dipengaruhi alkohol;kepada orang tua jangan berikan kesempatan kepada anak-anak di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan baik mobil maupun motor; Jangan Menggunakan HP atau hal hal lain yg dapat mengganggu konsentrasi pd saat mengemudi.
Sementara Wadirlantas Polda Lampung AKBP Anang Tri mengatakan, sebelum operasi ini dimulai, pentingnya sosialisasi agar pengendara sudah menyiapkan kelengkapan berkendara. Karena pada operasi ini, ruhnya 50 penegakan hukum (tilang), 25 preventif dan 25 persuasif. Operasi ini juga Sebagai bentuk cipta kondisi jelang operasi ketupat Krakatau 2018.
"Tentunya momen hari kartini ini, salah satu kesempatan polwan Ditlantas sosialisasi operasi patuh. Jadi masyarakat nanti, jangan kaget kalau di tilang, kan pada operasi keselamatan Krakatau sebelumnya sudah ditegur," ujarnya.
Jika sudah, tersosialisasi dan masyarakat bisa mengikuti arahan tersebut, tentunya angka pelanggaran, Laka lantas, hingga korban meninggal dunia bisa ditekan.
Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Lampung AKBP Bryan Benteng mengatakan, sosialisasi akan terus digelar sari pra, mulai dan berjalan hingga selesainya operasi. Mulai dari sosial media, penyebaran baner dan pamflet, hingga sosialisasi ke sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas-komunitas yang ada, khusus pengendara motor.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR