KALIANDA (Lampost.co) -- Faktor keamanan dan keselamatan harus diperhatikan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera STA 0-80 pada saat digunakan arus mudik dan balik lebaran 2018 mendatang.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, di JTTS ruas Bakauheni-Sabah Balau, belum terdapat rest area sehingga tidak ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) termasuk rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan.



"Hasil pantauan belum terdapat rest area, maka akan dibuat SPBU darurat oleh Pertamina," ujar Kapolda Lampung Irjenpol Suntana, baru-baru ini.

Dijelaskannya, untuk rambu lalulintas di JTTS sepanjang 80 km akan di pasang oleh Dinas Perhubungan dan pengembang atau pelaksana proyek. "Pengembang dan Dishub akan memasang rambu jalan," katanya.

Berdasarkan pantauannya, ruas JTTS yang bisa dilalui mulai STA 0-39, meskipun masih ada beberapa bidang yang harus dipercepat pengerjaannya. "Pengembang masih optimas bisa digunakan sampai dengan kilometer depan puluh," kata dia.

Untuk itu, pihaknya akan terus evaluasi setiap hari pengerjaan ruas JTTS STA 0-80, jika memungkinkan secara keamanan dan kenyamanan bisa dilewati maka akan digunakan. "Tapi keputusan penggunaan jalan tol tergantung stakeholder terkait," katanya.

Suntana berpesan bagi para pemudik untuk tetap berhati-hati, pastikan kendaraan dalam keadaan sehat, cek sebelum berangkat dan kesehatan fisik pengendaraa serta isi bahan bakar. "Melewati jalan tol menghemat waktu hingga satu jam setengah," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR