BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jelang penerimaan siswa baru, permintaan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar lampung meningkat. Warga terpaksa harus mengantri untuk mendapatkan KIA.

Melihat kondisi ini, Wali Kota Herman HN langsung membeli empat alat cetak KIA agar proses pelayanan bisa langsung cepat dilakukan.
"Kita layani semua kartu anak ini, saya pagi ini beli 4 mesin komputer lagi. Saat ini pemkot sudah punya 3, dengan ditambahkan 4 mesin jadi ada 7 mesin," kata Herman usai sidak di Gedung Mal Pelayanan, Rabu (8/5/2019).
Dengan adanya penambahan mesin cetak itu, lanjutnya, petugas mampu melayani dokumen sampai dengan 2.000 lembar dalam sehari. 



"Tunggu sampai besok mesinnya datang, mana yang datang langsung cetak. Kemampuan kita saat ini sehari 500 keping. Makanya saya tambahin agar bisa cetak 1.000 sampai 2.000 sehari," jelasnya.

Herman menuturkan, untuk pengadaan empat unit mesin cetak pihaknya menggelontorkan dana senilai Rp100 juta dari APBD Kota Bandar Lampung. 
Sementara, Kepala Disdukcapil Bandar Lampung A. Zainuddin membenarkan penambahan mesin cetak tersebut untuk mempercepat pelayanan KIA.

“Tadi Pak wali ingin dilayani segera, kami siap kalau hari biasa. Tapi saya bilang sekarang alat cuma cetak dua, maka kata Pak Wali perlu ditambah, makanya Pak Wali mau membelikan,” tutupnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR